NAMA : ROSSALIA ERTIWIDYA
MATKUL : TEORI ORGANISASI UMUM
PROSES MEMPENGARUHI DAN
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi
Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang
telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami
dapat menyelesaikan makalah ilmiah tentang Proses mempengaruhi dan proses
pengambilan keputusan. Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan
mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan
makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak
yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.Terlepas dari semua itu,
Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan
kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami
menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki
makalah ilmiah ini.Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang
limbah dan manfaatnya untuk masyarakan ini dapat memberikan manfaat maupun
inpirasi terhadap pembaca.
LATAR BELAKANG
ilmu teori organisasi umum 1 ini menjelaskan
bagaimanacara dalam berorganisasi yang baik dan benar didalam keluarga maupun
masyarakat umum. Salah satu manfaat dari mempelajari teori organisasi umum 1
ini adalah dapat berinteraksi dengan organisasi disekeliling kita.
Organisasi tidak hanya sebuah kelompok besar yang ada dilingkungan sekitar
kita, bahkan keluarga juga termasuk kedalam organisasi.Teori organisasi ini
saling berhubungan dengan fakta – fakta atau berita yang sedang berkembang pada
saat ini.Dalam ilmu organisasi kita banyak belajar mengenai organisasi
contohnya adalah bagaimana cara mengambil keputusan. Ada beberapa tahapan
tahapan yang harus dijalani ketika mengambil keputusan.Namun pada fakta-fakta
yang beredar banyak kesalahan-kesalahan pada proses berorganisasi dalam
kehidupan sehari hari, misalnya dalam keluarga suatu keputusan ditetapkan oleh
orang tua, padahal seharusnya walaupun didalam keluarga harus diadakan sebuah
forum untuk mencapai tujuan yang mufakat.
TUJUAN
Untuk mempelajari proses yang mempengaruhi
pengambilan keputusan dan mengaitkan kasus/masalah yang ada dalam kehidupan
sehari-hari.
PROSES MEMPENGARUHI
Menurut Scott dan maichell “pengaruh”
merupakan suatu transaksi social dimana seseorang atau sekelompok orang digerakan
oleh seseorang atau sekelompok orang yang lain untuk melakukan kegiatan
sesuai dengan harapan mereka yang mempengaruhi.secara lebih spesifik
mencerminkan bagaimana harapan seseorang yang dapat menggerakan individu lain
untuk melakukan sesuatu yang lain dari apa yang biasa dilakukan.Sumber sumber
pengaruh untuk perseorangan atau kelompok dalam organisasi terdapat pada status
jabatan,system pengawasan finansial (anggaran),pemilikan informasi dan
penguasaan saluran komunikasi.pengaruh juga berasal dari keahlian fungsional
dan daya tarik pribadi pihak yang mempengaruhi.
Orang yang bersedia menjalankan permintaan orang yang dapat
mempengaruhinya secara efektif,karena merasa dirinya puaskalau memang dapat
melaksanakan apa yang diminta oleh orang yang berpengaruh tersebut.Motivasi
orang dapat bersifat tercapainya hasil hasil maksimum ,terserah apakah itu
berupa persaaan pada diri orang itu menurut norma yang berlaku,diperoleehnya
imbalan material ataupun perasaan disukai oleh orang lain,dan lainlain.jadi,pada
pokoknya orang yang menjadi secara otomatis menuruti apa yang diminta oleh
orang yang berpengaruh tadi tanpa atau dengan pamrih sesuatu.
- Pengaruh,Kekuasaan Dan Wewenang
Para
penulis teori organisasi dan manajemen telah mendifinisikan dan menggunakan
istilah “pengaruh”,kekuasaan”,dan wewenang” dengan berbagai macam cara dan
tidak selalu dalam pengertian yang sama. Berdasarkan uraian pendapat scott dan
Mitchell diatas,kita akan menggunakan pengertian pengaruh sebagai kegiatan
kegitan atau keteladnan yang baik secaa langsung atau tidak langsung
mengakibatkan suatu pengubahan prilaku dan sikap orang lain atau kelompok.
Contohnya : Seorang karyawan yang bekerja keras mungkin akan
mempengaruhi orang lain untuk meningkatkan produktivitas mereka.
Selanjutnya kita akan mendifinisikan kekuasaan sebagai kemampuan untuk
mempunyai pengaruh.mempunyai kekuasaan berarti mempunyai kemampuan untuk
mengubah prilaku atau sikap individu individu lainya.
Contohnya : orang kaya yang bekerja keras lebih mungkin mempunyai
kekuasaan untuk mempengaruhi kelompok kerjanya bila dia merupakan orang popular
dibandingkan bila tidak disenangi.Wewenang formal adalah salah satu tipe kekuasaan.ini didasarkan pada pengakuan
secara sah atau menurut hukum atas suatu usaha untuk mempengaruh.individu atau
kelompok yang berupaya untuk mempengaruhi dipandang sebagai pihak yang
mempunyai hak untuk melakukan hal itu dalam batasan batasan yang diakui.hak ini
berasal dari posisi formal dalam suatu organisasi.
- Elemen Elemen Mempengaruhi
Proses mempengaruhi mencakup tiga unsur :
- Orang yang mempengaruhi (O)
- Metode mempengaruhi (à)
- Orang yang dipengaruhi (P).
Secara singkat proses mempengaruhi
dapat digambarkan sebagai Oà P.
Dalam pengertian konvensional,bila O
dapat mempengaruhi P untuk berprilaku tertentu atau bertindak dengan cara
tertentu,atau menyetujui sikap sikap dan pendapat-pendapat tertentu,dikatakan
bahwa O telah mempengaruhi P; atau dengan kata lain C mempunyai kekuasaan atas
P; atau O mengendalikan P.- Metode Metode Mempengaruhi
Pada hakikatnya O mempunyai empat sarana (peralatan)yang tersedia untuk
mempengaruhi P.sarananya yaitu :
-Kekuatan fisik.
Kekuatan fisik sebagai suatu sarana
paksaan atau penggunaan kekerasan barangkali merupakan bentuk pengaruh paling
kasar.yang melibatkan ancaman(threat) atau penggunaan kekuatan nyata untuk
mempengaruhikegiatan dan mendapatkan persetujuan.
Contohnya :
- Penggunaan sanksi (postitif
atau negatif)
penodong bersenjata dan penyingkiran lawan politik. Adalah sarana-sarana sederhana untuk
menghargai atau menghukum.jadi O dapat mempengaruhi P dengan
penahanan,penarikan kembali atau pendistribusian sumber-daya sumber-daya yang
ada dibawah wewenang O.mengandung arti bahwa O menduduki suatu posisi
organisasional yang strategic dan mempunyai legititimasi. - Keahlian
- Daya tarik (kharisma).
- Daerah Pengaruh .Daerah pengaruh mencakup hubungan hubungan :
- Antar perseorangan
- Kelompok dengan seseorang.
- Kelompok dengan kelompok.
- Seseorang dengan kelompok
- Wewenang dan pengaruh
- Wewenang dan legitimasi
- Pengaruh Dan Efektivitas Organisasional
Integral dengan sistem pengendalian
oragnisasi dapat mempengaruhi perilaku para anggotanya dengan menggunakan
berbagai saran atau teknik agar tercapai efektivitas organisasional.
Price mengemukakan bebrapa teknik tersebut:
-Ketersediaan
sanksi-sanksi untuk memberikan balas jasa atau menghukum para karyawn
adalah sistem pengendalian pertama secara alamiah, saran tersebut dapat
bersifat positif dan negatif. Misal, promosi versus pemecatan
-Efektivitas organisasional juga dapat dicapai secara lebih
bauk bila sistem sanksi diterapkan sesuai dengan skala kontribut yang
diberikan oleh masing-masing anggota.
-Berbagai sistem sanksi yang memberikan penghargaan atau
hukumandidasarkan pada prestasi kerja kelompok, bukan prestasi
perseorangan, akan mengahsilkan efektivitas organisasional lebih tinggi.
-Oragnisasi-organisasi
yang meiliki norma, kebijaksanaan dan standar yang didukung dan
dilaksanakan secara uniform dan formal akan meningkat ekeftivitasnya.
-Organisasi yang
mempunyai komunikasi tertuju pada penciptaan sifat bermasyarakat (sosialiasi)
dan akulturasi para karyawan akan meningkatkan derajat efektivitasnya.
-Komunikasi vertikal dan horizontal
dengan tingkatan nlebih tinggi dalam struktur akan lebih meningkatkan
efektivitas dibanding komunikasi dengan tingkatan lebih rendah.
-Efektivitas organisasional dapat dicapai lebih baik bila
komunikasi yang mengalir melalui saluran-saluran vertikal dan horizontal
adalah formal, berisi informasi mengenai isi dan masalah-masalah
pekerjaan, dan ditransmisikan “face-to-face” (tatap muka) di antara
orang-orang yang secara langsung bersangkutan dengan penyelesaian tugas.
Teknik-teknik pengendalian diatas juga
merupakan sarana-sarana untuk mempengaruhi, sehingga penentuan sistem sanksi,
fungsi komunikasi (terutama sebagai metode sosialisi) dan teknik-teknik lainnya
dapat digunakan untuk mempengaruhi prestasi kerja yang menguntunkan organisasi.
Tetapi, kita perlu menyadari bahwa teknik-teknik yang tetap secara umum atau
universal keampuhannya tergantung pada ketetapan situsional.
Bagaimanapun juga, untuk memperoleh hasil maksimum dan mencapai
efektivitas organisasi tergantung pada banyak hal. Wewenang formal dan
kekuasaan yang merupakan dasar proses mempengaruhi perilaku organisasional
tidaklah cukup. Merupakan salah satu prasyarat tambahan pencapaian efektivitas
organisasi.
- Proses Mempengaruhi Dalam Praktik
Didalam pratik, mempengaruhi orang itu
sukar sekali. Kadang kala orang harus berhati-hati secara luar biasa di dalam
menghadapi dan berusaha untuk mempengaruhi orang lain. Ada pula yang dilakukan
secara otomatis dan dengan mudah orang terpengaruhi oleh seorang yang lain. Jelas
seperti dikemukakan di atas ada 3 unsur yang perlu dipertimbangkan disini.
Orang yang akan kita pengaruhi dan metode atau cara mepengaruhi..menunjukkan
sifat orang serta keyakinan metode yang perlu diambil dalam mendekati orang dan
berusaha mempengaruhinya.Sarana pada orang lemah yang mendekati
orang lemah, orang seang mendakati orang sedang, orang kuat mendakati orang
kuat adalah penggunaan metode berhati-hati karena perlu dihindari konflik.Cara
ini mudah karena bisa diterapkan metode indoktrinasi ataupun partissipatif
tanpa pahlawan.Demikian seterusnya untuk orang kuat sangatlah mudah
mempengaruhi orang lemah sudah taut terlebih dahulu. Metode tekanan/ancaman
atau partisipatif total untuk memperoleh hasil maksimum terserah kepada orang
yang mempengaruhi dan situasi serta kondisi setempat.
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
- Pengertian Keputusan
Keputusan adalah:ketetapan atau
penentuan atas suatu pilihan yang diinginkan.sedangkan yang dimaksud dengan
pengampilan keputusan adalah peneteapan atau pemilihan suatu alternatif dari
beberpa alternatif yang tersedia. macam macam keputusan :
- Keputusan Dalam Organisasi : Keputusan dalam organisasi merupakan keputusan yang dibuat oleh menejemen puncak dari suatu organisasi.
- Keputusan Individu:Keputusan ini bersifat pribadi dan tidak ada kaitanya denan organisasi meskipun pengambil keputusan adalah manajer puncak suatu organisasi.
- Keputusan Dasar Adalah: Keputusan yang berhubungan denn komitmen jangka pnajang organisasi ,keputusan tentang pengolahan dana,keputusan investasi dan lain sebagainya.
- Keputusan Rutin : Suatu keputusan bersifat berulang ulang dan hanya mempunyai dampak yang kecil terhadap organsasi.
- Keputusan Tidak Sistematis : Keputusan ini berkaitan dengan berbagai persoalan yang terjadi dsecara bersamaan yang tidak mempunyai keterkaitan satu sama lain.akan tetapi perlu diselesaikan melalui keputusan secara bersama.
- Keputusan Sistematis : Adalah keputusan yang dibangun secara terpadu,bertahap dan menyeluruh.
- Keputusan Terprogram:Suatu keputusan yang terkait dengan persoalan yang berulang ulang dan rutin.dari suatu peristiwa atau kejadian yang sejenis.atau serupa sehingga ,jika terjadi hal yang sama dikemudian hari maka cara penangananya atau penyelesainya telah disiapkan.
- Keputusan Tidak Terprogram : Keputusan yang terkait kepada berbagai persoalan yang tidak berulagng dan tidak terstruktur.yang biasanya muncul secara tiba tiba.dan mendadak serta umumnya bersifat unik atau sulit dicari padanya.
- Keputusan Dibawah Kepastian : Berhubungan dengan situasi dan kondisi serta lingkungan organisasi yang stabil dan mapan maka situasi dan kondisi yang seperti ini dinamakan situasi dan kondisi yang pasti (certainty) atau dengan kata lain adalah situasi dan kondisi dengan tingkat penyimpangan yang rendah. Tingkat penyimpangan yang rendah menunjuk kepada resiko yang rendah.
- Keputusan
Spontan :Adalah keputusan yang muncul dikarenakan munculnya persoalan
bersifat tiba-tiba mendadak.
Proses Pengambilan Keputusan
§ Proses pengambilan keputusan manajemen bisnis, diantaranya:
- Mengenal Aktivitas Dunia Nyata.
Terdapat hubungaan positif antara
besar kecilnya organisasi dengan sedikit anyak aktivitas organisasi. Umumnya
penggolongan aktifitas menurut fungsinya ini sejalan dengan struktur organisasi
yang ditetapkan, sebab struktur organisasi tersebut menetapkan bermacam
fungsi yang ada dan bagaimana orang yang merupakan anggota fungsi
tersebut bekerja serta menjalankan tugasnya.
- Mengenal Persoalan.
Persoalan adalah suatu kondisi riil
(nyata) yang tidak sesuai dengan yang diharapkan atau tidak sesuai dengan
standar, situasi yang tidak menentu, kesukaran dan kebingungan. Di dalam
tahapan ini manajemen sebaiknya mengetahui penyebab terjadinya persoalan dan
akibat yang ditimbulkannya akan dapat diketahui bobot dari persoalan tersebut,
apakah bobot persoalan tersebut sangat berat, cukup berat,berat,ringan dan
sangat ringan. Dari bobot persoalan ini akan dapat ditetapkan berbagai
konsekuensi yang mungkinmuncul.
- Menetapkan Alternatif.
Setelah berbagai faktor penyebab dan akibat persoalan diketahui, maka
langkah selanjutnya menetapkan alternatif penyelesaian persoalan.Baik
faktor penyebab persoalan maupun akibat persoalan mauoun akibat persoalan perlu
disusun dari bobot yang tersebar sampai dengan yang touring begitu pula
dengan akibatnya.
Ketika memilih
alternatif dari berbagai alternatif yang ada.manajer dapat memilih
satu dari tiga dasar
yang terdiri dari :
- Pendekatan Pengalaman : Pengalaman masa lalu perlu diperhatikan sebab pengalaman masa lalu mencerminkan kinerja actual yang dicapai beserta berbagai factor pendukung dan penghambatnya.mengenal dan memahami masa lalu akan memberikan konstribusi berharga bagi manajer agar maanajer dapat berfikir kritisdan tepat serta dapat berprilaku bijak efektif dan efisien.
- Pendekatan Eksperimen (Percobaan) :Caraterbaik untuk memilih atau memutuskan suatu alternative adalah mencoba memilih salah satu dari alternative dan mencobanya dan kemudian memperhatikanapa yang terjadi dan dari sini kemudian dapat mengambil analogi terhadap alternative yang lain.
- Penelitian Dan Penilitian :Pendekatan ini berarti menyelesaikan persoalan secara kompheresif (menyeluruh) dan terpadu(integrated).di dalam penelitian akan dianalisis berbagai variable penting(dominan) yang dipandang sangat kritis dan berbagai premis yang dijadikan dasar berpijak perumusan pendugaan kebenaran(hipotesis).
- Meramalkan Konsekuensi : Dengan dapat diantisipasinya konsekuensi yang mungkin timbul,maka pihak manajemen sejak dini sudah dapat mempersiapkan berbagai langkah yang diperlukan sehingga jika konsekuensi yang diantisipasi tidak terwujud tidak akan terjadi berbagai kebingungan dan kepanikan.meramalkan konsekuensi dapat meningkatkan daya juang dan daya sadar melakukan suatu aktifitaas secara efektif dan efisien.