Data Sekunder
yang telah ada, selanjutnya dilakukan proses analisa dan interpretasi terhadap data-data
tersebut sesuai dengan tujuan penelitian.
pertanyaan pertanyaan untuk mngidentifikasi data sekunder :
1) Apakah kita memerlukan data sekunder dalam menyelesaikan masalah yang
akan diteliti?
2) Data sekunder seperti apa yang kita butuhkan? Identifikasi data sekunder yang
kita butuhkan akan membantu mempercepat dalam pencarian dan penghematan waktu serta
biaya.
Data sekunder dapat dipergunakan untuk hal-hal sebagai berikut:
- Pemahaman Masalah:Data sekunder dapat digunakan sebagai sarana pendukung untuk memahami masalah yang akan kita teliti.
- Penjelasan Masalah: Data sekunder bermanfaat sekali untuk memperjelas masalah danmenjadi lebih operasional dalam penelitian karena didasarkan pada data sekunder yang tersedia,kita dapat mengetahui komponen-komponen situasi lingkungan yang mengelilinginya.
- Formulasi Alternative-Alternative : Penyelesaian Masalah yang Layak,sebelum kita mengambil suatu keputusan, kadang kita memerlukan beberapa alternative lain. Data sekunder akan bermanfaat dalam memunculkan beberapa alternative lain yang mendukung dalam penyelesaian masalah yang akan diteliti.. Dengan semakin banyaknya informasi yang kitadapatkan, maka peneyelesaian masalah akan menjadi jauh lebih mudah.
- Solusi Masalah: Data sekunder disamping memberi manfaat dalam membantu mendefinisikan dan mengembangkan masalah, data sekunder juga kadang dapat memunculkan solusipermasalahan yang ada.
Cara-cara pengambilan data dapat dilakukan secara manual,
online dan kombinasi manual dan online.
- Pencarian secara manual bisa menjadi sulit jika kita tidak tahu metodenya, karena banyaknya data sekunder yang tersedia.Cara yang paling efisien ialah dengan melihat buku indeks, daftar pustaka,referensi, dan literature yang sesuai dengan persoalan yang akan diteliti. Data sekunder dari sudut pandang peneliti dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu :
- data internal yaitu data yang sudah tersedia di lapangan; Data internal dapat dibagi dua sebagai sumber informasi yang berasal dari database khusus dan database umum. Data base khusus biasanya berisi informasi penting perusahaan yang biasanyan dirahasiakan dan tidak disediakan untuk umum, misalnya, data akutansi, keuangan, sdm, data penjualan dan informasi penting lainnya yang hanya boleh diketahui oleh orang-orang tertentu di perusahaan tersebut. Sebaliknya, database umum berisi data yang tidak bersifat rahasia bagi perusahaan dan boleh diketahui oleh umum. Data jenis ini biasanya dapat diketemukan di perpustakaan kantor /perusaahaan atau disimpan dalam komputer yang dapat diakses secara umum.
- data eksternal yaitu data yang dapat diperoleh dari berbagai sumber lain.Data eksternal dapat dicari dengan mudah karena biasanya data initersimpan di perpustakaan umum, perpustakaan kantor-kantor pemerintah atau swasta dan universitas, biro pusat statistik dan asosiasi perdagangan, dan biasanya sudah dalam bentuk standar yang mudah dibaca, seperti petunjuk penelitian, daftar pustaka, ensiklopedi, kamus, buku indeks, buku data statistik dan buku-buku sejenis lainnya.
- Pencarian secara online memberikan banyak keuntungan bagi peneliti, diantaranya ialah:
- hemat waktu: karena kita dapat melakukan hanya dengan duduk didepan komputer.
- ketuntasan: melalui media Internet dan portal tertentu kita dapat mengakses secara tuntas informasi yang tersedia kapan saja tanpa dibatasi waktu,
- Kesesuaian: peneliti dapat mencari sumber-sumber data dan informasi yang sesuai dengan mudah dan cepat,
- hemat biaya: dengan menghemat waktu dan cepat dalam memperoleh informasi yang sesuai berarti kita banyak menghemat biaya.
- Keuntungan Penelitian Sekunder
- Murah.
- Data dapat dikumpulkan/didapatkan dengan cepat
- Dapat belajar dan mengerti kejadian di waktu lampau
- Akan dapat meningkatkan pengetahuan melalui replication dan menambah jumlah sampel.
- Pada penelitian sosial, dapat memahami perubahan social (social change)
- Kerugian Penelitian Sekunder
- Keakuratan data tidak terjamin hasil interpretasi peneliti sebelumnya
- Data yang tersedia kadang tidak sesuai dengan kebutuhan.
- Unit pengukuran yang berbeda.
- Usang (tidak up-to-date).
- mencari data sekunder yang diterbitkan/dipublikasikan.
- Asosiasi. Asosiasi mengumpulkan dan mempublikasikan informasi yang terinci tentang hal-hal seperti pengiriman dan penjualan industry, pola pertumbuhan, factor faktor lingkungan yang mempengaruhi industry, karakteristik operasi, dan sejenisnya.
- Pedoman umum data sekunder. Sumber untuk mencari informasi tentang topic tertentu adalah pedoman umum atas data sekunder, misalnya daftar sumber data Encyclopedia of Business Information Sources dalam industry peralatan listrik.
- Pencarian melalui computer secara online. Pencarian melalui computer secara online semakin popular dalam mencari informasi dan data yang dipublikasikan dalam 20 tahun terakhir, ketika system penyimpanan database yang dapat dibac oleh computer tersedia didalamnya.
DAFTAR PUSTAKA
1. Churchill, Gilbert A. 2005. “Dasar-Dasar Riset Pemasaran”, Edisi 4, Jilid I, Alih
Bahasa Oleh Andriani, Dkk, Penerbit Erlangga, Jakarta.
2. R. Soedijono. 2008. Suplemen Kuliah: “Metode Riset Bisnis”. Universitas
Gunadarma. Jakarta.
3.http://toswari.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/32250/5+Sumber+Data.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar