"Embedded Question"
Dalam bahasa inggris, embedded question is part of a statement, use a period and not a question mark at the end of the sentence. Also, if the question is in the present or past simple verb tense, omit the auxiliary verbs do, does, and did and change the verb to its appropriate form.
Dalam bahasa indonesia, Embedded question merupakan pertanyan yang berupa WH-question atau yes no question yang berada dalam sebuah pernyataan.
Embedded question digunakan untuk menyatakan sebuah pertanyaan seperti berikut ini :
- I wonder
- Do you know
- I am not sure
- I have no idea
- Can you remember
- please tell me
Aturan Embedded Question Dalam Bahasa Inggris :
1.Embedded question tersusun denga pola subject mendahului verb atau kata kerja.
Contoh :
- can you tell me what you like? (dapatkah kamu menceritakan padaku apa yang kamu suka?)
- I wonder if you could lend me your money (aku terkesan jika kamu dapat meminjamiku uang mu)
- I want to know if he is full (aku ingin tau jika dia kenyang)
2.Embedded question diakhiri dengan kata tanya jika berbentuk interrogative dan diakhiri dengan fullstop atau titik jika berupa statement atau pernyataan.
Contoh :
- do you have reason why we should go now? (apakah kamu punya alasan mengapa kita harus pergi sekarang?)
- I have no idea why she is angry (aku tidak memiliki ide mengapa dia marah)
- I have no reason why I miss him (aku tidak punya alasan mengapa aku merindukanya)
3.If dan whether digunakan jika tidak ada question words.
Contoh :
- Do you know if he loves another girl? (apakah kamu tau jika dia mencintai wanita lain?)
- do you know whether he can go to German? (apakah kamu tau jika dia bisa pergi ke jerman?)
- Do you know if I am happy? (apakah kamu tau jika aku bahagia?)
4.Bentuk Contraction tidak digunaka diakhir kalimat.
Contoh :
- Do you know who he is? (apakah kamu tau siapa dia?)
- Do you know who she is? (apakah kamu tau siapa dia?)
- do you know what it is? (apakah kamu tau apa ini?)
"Conditional Centence"
Conditional sentence adalah complex sentence (kalimat majemuk) yang dibentuk dari subordinate clause yang diawali dengan subordinate conjunction if berupa condition (syarat) dan main clause berupa result/consequence (hasil).
4 Tipe Conditional Sentence :
1. Conditional sentence tipe 1 atau first conditional
Adalah conditional sentence yang digunakan ketika result/consequence (hasil) dari condition (syarat) memiliki kemungkinan untuk terwujud di masa depan karena condition-nya realistik untuk dipenuhi.
Rumus Conditional Sentence Tipe 1:
- Jika if diawal kalimat :
- if + condition, result/consequence, (if+simple present,(will + bare infinitive)/imperative))
- If di tengah kalimat:
- result/consequence + if + condition (will + bare infinitive)/imperative + if + simple present))
Notes :
conditional sentence type 1Negatif if + condition
Rumus: if…not dapat digantikan dengan unless.
Contoh Kalimat Conditional Sentence Tipe 1
Kalimat Positif
Contoh Kalimat Conditional Sentence Tipe 1
Kalimat Positif
- If I have free time, I will go swimming. (Jika saya punya waktu luang, saya akan pergi berenang.)
- If the bell rings, I’ll go home.(Jika bel berbunyi, saya akan pulang ke rumah.)
- If you meet Andy, ask him to call me. [imperative] (Jika kamu bertemu Andy, minta dia menghubungi saya.)
Kalimat Negatif
- If you don’t finish your homework, your teacher will be angry.(Jika kamu tidak menyelesaikan pekerjaan rumahmu, gurumu akan marah.
- If he doesn’t come, I won’t be angry. / Unless he comes, I won’t be angry. (Jika kamu tidak datang, saya tidak akan marah.)
- If he comes, I won’t be angry. (Jika dia datang, saya tidak akan marah.)
- If they invite you, will you come?(Jika mereka mengundangmu, akankah kamu datang?)
Adalah conditional sentence yang digunakan ketika result/consequence (hasil) dari condition (syarat) tidak memiliki atau hanya sedikit kemungkinan untuk terwujud karena condition-nya tidak mungkin dipenuhi di masa sekarang (present unreal situation) atau condition-nya sulit untuk dipenuhi di masa depan (unlikely to happen)
Rumus Conditional Sentence Tipe 2 :
- If di awal kalimat: if + condition, result/consequence (if + simple past, would/could/might + bare infinitive)
- If di tengah kalimat: result/consequence + if + condition (would/could/might + bare infinitive + if + simple past))
Notes :
Negatif if + condition
Rumus: if…not dapat digantikan dengan unless.
Were Menggantikan Was
Pada conditional sentence tipe 2, were digunakan menggantikan was meskipun subjek yang digunakan merupakan 3rd person pronoun (she, he, it) maupun kata benda tunggal. Hal ini untuk menunjukkan bahwa pengandaiannya benar-benar hanya berupa khayalan semata karena condition-nya tidak mungkin dipenuhi (present unreal situation).
- if + condition, result/consequence (if + S + were, would (could/might) + bare infinitive)
Contoh Kalimat Conditional Sentence Tipe 2
Kalimat Positif (+)
- If it rained tomorrow, I would sleep all day. (Jika besok hujan, saya akan tidur sepanjang hari.)
- Fakta:
- but I don’t have much hope it will rain (tapi saya tidak punya cukup keyakinan bahwa besok akan hujan)
- If Nisa studied hard, she would pass.(Jika Nisa belajar keras, dia akan lulus.)
- Fakta:
- but Nisa doesn’t study hard (tapi Nisa tidak belajar keras.)
- If I had much money, I would buy a sport car.(Jika saya punya banyak uang, saya akan membeli sebuah mobil sport.)
- Fakta:
- but I don’t have much money (tapi saya tidak punya banyak uang)
- If I were a millionaire, I would donate my money to charity. (Jika saya seorang millionaire, saya akan mendonasikan uang saya untuk amal.)
- Fakta:
- but I’m not a millionaire (tapi saya bukan seorang milioner)
Kalimat Negatif (-)
- If Nisa studied hard, she wouldn’t fail. (Jika Nisa belajar keras, dia tidak akan gagal.)
- If Nisa didn’t study hard, she would fail. atau Unless Nisa studied hard, she would fail.(Jika Nisa tidak belajar keras, dia akan gagal.)
- If I were a millionaire, I wouldn’t donate my money to charity.
Kalimat Introgative(?)
- If Nisa studied hard, would she pass?
- If you had much money, would you buy a sport car?
- If you were a millionaire, would you donate my money to charity?
Inverted Word Order pada Conditional Sentence Tipe 2
Inverted word order berarti verb muncul sebelum subject. Kondisi ini dapat terjadi dengan menghilangkan kata “if” dan menukar posisi subject dan verb.
Contohnya sebagai berikut :
- Normal
- If I (S) were (V) the shopkeeper, I would give you discounts.(Jika saya pemilik toko, saya akan memberimu potongan harga.
- Inverted
- Were (V) I (S) the shopkeeper, I would give you discounts.
3. Conditional Sentence Tipe 3
Conditional sentence tipe 3 atau third conditional adalah conditional sentence yang digunakan ketika result/consequence (hasil) dari condition (syarat) tidak ada kemungkinan terwujud karena condition-nya harus sudah dipenuhi di masa lalu.
Rumus Conditional Sentence Tipe 3 :
conditional sentence type 3Bagian conditional clause (if + condition) menggunakan subordinate conjunction “if” dan past perfect tense, sedangkan bagian main clause (result) menggunakan perfect modal (modal + have + past participle).
- If di awal kalimat:
- if + condition, result/consequence
- if + past perfect, would/should/could/might have + past participle
- If di tengah kalimat:
- result/consequence + if + condition (would/should/could/might have + past participle + if + past perfect)
Kalimat Positif :
- If you had remembered to invite me, I would have attended your party.(Jika kamu ingat mengundang saya, saya akan hadir di pestamu.)
- Fakta:
- but you didn’t remember (tapi kamu tidak ingat)
- If I had given the interviewer really good answers, I might have got a higher position than you.(Jika saya memberi jawaban yang benar-benar bagus ke pewawancara, saya mungkin memdapatkan posisi yang lebih tinggi dari kamu.)
- Fakta:
- but I didn’t give really good answers (tapi saya tidak memberikan jawaban yang benar-benar bagus)
Kalimat Negatif :
- If the waitress had been careful, she wouldn’t have broken many plates.(Jika pelayan tersebut hati-hati, dia tidak akan memecahkan banyak piring.)
- Fakta:
- but the waitress wasn’t careful (tapi pelayan tersebut tidak hati-hati)
Kalimat Introgative
- If he had asked you for forgiveness, would you have forgiven him? (Jika dia meminta maaf kepadamu, akankah kamu memaafkannya?)
- Fakta:
- but he didn’t ask you for forgiveness (tapi dia tidak meminta maaf).
Inverted Word Order pada Conditional Sentence Tipe 3
Inverted word order berarti verb muncul sebelum subject. Kondisi ini dapat terjadi dengan menghilangkan kata “if” dan menukar posisi subject dan verb. Contohnya sebagai berikut.
- Normal
- If you (S) had (V) saved your gold in a safety deposit box, it wouldn’t have gone.(Jika kamu telah menyimpan emasmu di safety deposit box, emasmu tidak akan hilang.)
- Inverted
- Had (V) you (S) saved your gold in a safety deposit box, it wouldn’t have gone.
4. Zero conditional atau conditional sentence type 0
Adalah conditional sentence yang digunakan ketika result/consequence (hasil) dari condition (syarat) selalu terwujud karena merupakan scientific fact (kebenaran ilmiah) atau general truth (kebenaran umum) yang merupakan habitual activity (kebiasaan).
Bagian dependent clause (if+clause) dapat diawali oleh kata “if” atau “when“.
- Rumus zero conditional adalah sebagai berikut :
- If di awal kalimat:
- if/when + condition, result/consequence (if/when + simple present, simple present)
- if di tengah kalimat:
- result/consequence + if/when + condition (simple present + if/when + simple present)
Contoh Kalimat Zero Conditional :
Kalimat Positif :
- If I sleep late, I am sleepy at work. [habitual activity] (Jika saya tidur terlambat, saya mengantuk di tempat kerja.)
- If you dry fruits or vegetables, they lose their nutrient and calorie.(Jika kamu mengeringkan buah atau sayuran, mereka kehilangan nutrisi dan kalori.)
Kalimat Negatif
- If one doesn’t drink after doing exercise, one gets dehydrated. (Jika orang tidak minum setelah berlatih, orang akan dehidrasi.)
Kalimat Introgative
- If we burn paper, does it become ash? (Jika kita membakar kertas, itu menjadi debu?)
"Comparison"
Degree of comparison adalah salah satu grammar bahasa Inggris yang sering kali digunakan dalam praktik baik tulisan maupun percakapan.
1. Pengertian Degree of Comparison
Degree of comparison adalah membandingkan kualitas sifat (adjective) atau kualitas pekerjaan (adverb) dari dua pelaku atau lebih.
Contoh :
- Kamu lebih cantik dari pada saya. (Kalimat tersebut membandingkan dua pelaku dari segi kualitas kecantikan wajahnya).
- Dani berjalan lebih cepat daripada Dono. (Kalimat tersebut membandingkan kualitas pekerjaan (berjalan) dua pelaku dimana Dani lebih cepat (faster) daripada Dono).
2. Macam-Macam Degree of Comparison
Degree of comparison dalam bahasa Inggris dibagi menjadi 3 jenis tingkatan: Positive, Comparative dan Superlative.
- Positive
- adalah membandingkan dua atau lebih orang atau sesuatu yang mempunyai kualitas kerja atau sifat yang sama.
- Contoh:
- Tono walks as fast as Toni (adverb).
- Tini is as tall as Tina (adjective).
- Comparative
- adalah membandingkan dua atau lebih orang atau sesuatu yang mempunyai kualitas kerja atau sifat yang tidak sama, dimana salah satunya lebih jika dibanding yang lainnya.
- Contoh:
- he is taller than me (adjective)
- Jono plays piano as well as Joni (adverb)
- Superlative
- Digunakan untuk membandingkan seseorang atau sesuatu dengan group atau kelompoknya.
- Contoh:
- I am the most handsome in Gembiraloka zoo (adjective)
- Captain America runs the slowest super hero I ever see (adverb)
3. Peraturan Degree of Comparison
Penggunaan comparative dan superlative tergantung dari jumlah suku kata adjective-nya (kata sifatnya). e.g: Tall (1 suku kata), Famous (2 suku kata), Beautiful (3 suku kata).
- 1 suku kata: tinggal nambahi -est/-er di belakangnya.
- Contoh: I am slimer than you. My father is oldest in my family.
- 2 suku kata. Ada yang menggunakan more ada yang menggunakan -er untuk comparative. Untuk superlative ada yang menggunakan -est ada yang menggunakan most.
- Contoh: Tukul more famous than Gogon atau boleh juga Tukul cleverer than Gogon; We are the cleverest/most clever creation of God.
- 3 atau lebih. Musti wajib bin harus pake Most dan More.
- Contoh: She is the most beautiful girl in my life.
Pengecualian:
- Beberapa kata sifat dalam comparative dan superlative akan mengalami pen-double-an huruf terakhir. seperti: big>bigger dan biggest; sad> sadder dan saddest.
- Kalau kata sifat diakhiri dengan huruf “y”, maka diganti dengan “i”. Seperti: Happy>Happiest dan Happier
Pengecualian alias khusus kata-kata di bawah ini perubahannya adalah sebagai berikut:
- Bad > Worse > Worstgambar I am the best untuk penjelasan lengkap tentang degree of comparison dan contoh kalimatnya
- Good > Better > Best
- Little > Less > Least
- Much > More > Most
4. Contoh dalam Kalimat
- Superlative
- Komodo dragon is the biggest lizard in the world (Komodo adalah kadal terbesar di dunia)
- For me you are the most beautiful girl I have ever met (Bagiku kamu adalah gadis tercantik yang pernah ku temui).
- I will do my best to help you (Aku akan melakukan yang terbaik untuk membantumu
- Our company delivers the fastest of your goods (Perusahaan kami mengantar Anda yang paling cepat).
- You must try the most spiciest condiment in this restaurant (Kamu harus coba sambal yang paling pedas di restoran ini)
- Comparative
- Your car is bigger than mine (mobilmu lebih besar dari mobilku)
- She can dive deeper than me (dia bisa menyelam lebih dalam daripada aku)
- I am smarter than you (aku lebih pintar daripada kamu
- She drives better than me (dia menyetir dengan lebih baik daripada aku)
- Jack can climb the cliff higher than the others (Jack bisa memanjat tebing itu lebih tinggi daripada yang lain)
- Positive
- You cry as loud as my baby (kamu menangis sekeras bayiku).
- I am not as handsome as my father (aku tidak seganteng ayahku).
- Your smile is as sweet as mine (senyummu semanis senyumku).
- She works as hard as her manager (dia bekerja sekeras managernya).
- Life is not as difficult as you think (hidup itu tidak sesulit yang kamu pikirkan)
Referensi :
- http://www.kuliahbahasainggris.com/pengertian-aturan-dan-contoh-embedded-questions-dalam-bahasa-inggris/#
- https://www.wordsmile.com/pengertian-rumus-contoh-kalimat-conditional-sentences
- https://inggrisonline.com/penjelasan-lengkap-tentang-degree-of-comparison-superlative-comparative/
