Jumat, 16 Januari 2015

tugas4



 
NAMA       : ROSSALIA ERTIWIDYA
MATKUL   : ILMU SOSIAL DASAR

ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI
 DAN KEMISKINAN
  
ILMU PEGETAHUAN TEKONOLOGI
  • ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia.Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi. 
  • Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.Secara umum, teknologi dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai.Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana.Seperti :
  1. Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan.
  2. penciptaan roda telah membantu manusia dalam beperjalanan dan mengendalikan lingkungan mereka. 
  3. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global. 
  4. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai; pengembangan senjata penghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah, dari pentungan sampai senjata nuklir.T
Sebagai contoh, meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah yang pada awalnynya hanya menyangku permesinan, contoh lainnya adalah tantangan norma-norma tradisional.bahwa keadaan ini membahayakan lingkungan dan mengucilkan manusia; penyokong paham-paham seperti transhumanisme dan tekno-progresivisme memandang proses teknologi yang berkelanjutan sebagai hal yang menguntungkan bagi masyarakat dan kondisi manusia.
Kata "teknologi" juga digunakan untuk merujuk sekumpulan teknik-teknik. Dalam konteks ini, ia adalah keadaan pengetahuan manusia saat ini tentang bagaimana cara untuk memadukan sumber-sumber, guna menghasilkan produk-produk yang dikehendaki, menyelesaikan masalah, memenuhi kebutuhan, atau memuaskan keinginan;
Teknologi dapat dipandang sebagai kegiatan yang membentuk atau mengubah kebudayaan. Selain itu, “teknologi adalah terapan matematika, sains, dan berbagai seni untuk faedah kehidupan seperti yang dikenal saat ini.
Sebuah contoh modern adalah bangkitnya teknologi komunikasi, yang memperkecil hambatan bagi interaksi sesama manusia, dan sebagai hasilnya, telah membantu melahirkan sub-sub kebudayaan baru; bangkitnya budaya dunia maya yang berbasis pada perkembangan Internet dan komputer.[12] Tidak semua teknologi memperbaiki budaya dalam cara yang kreatif; teknologi dapat juga membantu mempermudah penindasan politik dan peperangan melalui alat seperti pistol atau bedil. Sebagai suatu kegiatan budaya, teknologi memangsa ilmu dan rekayasa, yang masing-masing memformalkan beberapa aspek kerja keras teknologis.

KEMISKINAN

a.Pengertian
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan,dll.
Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup:
  1. Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
  2.  Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi. Gambaran kemiskinan jenis ini lebih mudah diatasi daripada dua gambaran yang lainnya. 
  3.  Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna "memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia. Gambaran tentang ini dapat diatasi dengan mencari objek penghasilan di luar profesi secara halal. Perkecualian apabila institusi tempatnya bekerja melarang.
b. Penyebab kemiskinan
Kemiskinan banyak dihubungkan dengan:
  1. penyebab individual, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin. Contoh dari perilaku dan pilihan adalah penggunaan keuangan tidak mengukur pemasukan.
  2.  penyebab keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga. Penyebab keluarga juga dapat berupa jumlah anggota keluarga yang tidak sebanding dengan pemasukan keuangan keluarga. 
  3. penyebab sub-budaya (subcultural), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar. Individu atau keluarga yang mudah tergoda dengan keadaan tetangga adalah contohnya. 
  4. penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi. Contoh dari aksi orang lain lainnya adalah gaji atau honor yang dikendalikan oleh orang atau pihak lain. Contoh lainnya adalah perbudakan.
  5.  penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial.
c. Menghilangkan kemiskinan
Tanggapan utama terhadap kemiskinan adalah:
  1. Bantuan kemiskinan, atau membantu secara langsung kepada orang miskin. Ini telah menjadi bagian pendekatan dari masyarakat Eropa sejak zaman pertengahan. Di Indonesia salah satunya berbentuk BLT. 
  2. Bantuan terhadap keadaan individu. Banyak macam kebijakan yang dijalankan untuk mengubah situasi orang miskin berdasarkan perorangan, termasuk hukuman, pendidikan, kerja sosial, pencarian kerja, dan lain-lain.
  3.  Persiapan bagi yang lemah. Daripada memberikan bantuan secara langsung kepada orang miskin, banyak negara sejahtera menyediakan bantuan untuk orang yang dikategorikan.
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi
http://id.wikipedia.org/wiki/ilmu pengetahuan
http://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan




tugas3

 
NAMA       : ROSSALIA ERTIWIDYA
MATKUL :   ILMU SOSIAL DASAR

PELAPISAN SOSIAL
DAN PERSAMAAN DERAJAT

1.PELAPISAN SOSIAL 

a.Pengertian
Pelapisan social atau stratifikasi social berasal dari kata STRATA atau STRATUM yang berarti lapisan .sejumlah inidvidu yang mempunyai kedudukan atau status yang sama menurut ukuran masyarakatnya.dapat dikatakan berada dalam suatu lapisan atau stratum.
  • Pelapisan social menurut pitrim A.sorokin : pelapisan masyarakat adalah perbedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas kelas yang tersusun secara bertingkat (hierarchis).
  • Pelapisan social menurut theodorson dkk. : pelapisan masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanen yang terdapat di dalam system social (dari kelompok kecil sampai ke masyarakat ) di dalam hal pembedaan hak,pengaruh dan kekuasaan.
Masyarakat terbentuk dari inidvidu individu .individu yang terdiri dari berbagai latar belakang ,tentu akan membentuk  suatu masyarakat heterogen  yang terdiri dari kelompok social .dengan adannya kelompok social ini maka terbentuklah pelapisan masyarakat yang berstrata.
Individu dan masyarakat adalah komplementer dan dapat dilihat darei kenyataan,bahwa :
  1. Manusia di pengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinnya. 
  2. Individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan bisa menyebabkan (berdasarkan pengaruhnnya) perubahan besar masyarakatnnya.
 Di dalam organisasi masyarakat  primitif  yang belum mengenal tulisan,pelapisan social pun sudah ada .hal ini terwujud dari berbagai bentuk seperti berikut .
  1. adannya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan pembedaan hak dan kewajiban.
  2. adannya kelompok kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiliki hak hak istimewa 
  3. adannya orang orang yang dikecilakn di luar kasta dan orang yang diluar perlindungan hukum 
  4. adannya pembagian kerja didalam suku itu sendiri 
  5. adannaya pemimpn yang saling berpengaruh
b.Terjadinnya pelapisan social.
  • Terjadi dengan sendirinnya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri .dan berjalan secara alamiah dengan sendirinnya.
Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya ,maka kedudukan  seseorang pada sesuatu strata atau lapisan adalah secara otomatis ,misalnnya :
  1. Usia tua 
  2. Karena kepemilikan kepandaian yang lebih 
  3. Kerabat pembuka
  4. Tanah
  5. Seseorang yang memiliki bakat seni dan sakti 
  6.     Terjadinnya dengan disengaja Pelapisan ini disusun dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama.didalam system pelapisan ini ditentukan secara jelas dan tegas adannya wewenang kekuasaan yang di berikan kepada seseorang.dapat dilihat didalam    organisasi misalnya  :
  • pemerintahan
  • organisasi parpol 
  • perusahan besar    
  • perkumpluan resmi dll.
Didalam system organisasi  yang disusun mengandung dua system,ialah :
  • sistem fungsional : merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnnya berdampingan dan harus bekerja sama dalm kedudukan yang sederajat 
  • sistem skalar         : merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah keatas (vertikal).
Menurut sifatnnya pelapisan social dalam masyarakat dapat di bedakan menjadi :
  • system pelapisan masyarakat tertutup :
didalam system ini pemindahan anggota masyarakat ke lapisan yang lain baik ke atas maupun kebawah tidak mungkin terjadi ,kecuali ada hal hal yang istimewa.sistem pelapisan tertutup kita temuai misalnnya di india yang masyarakatnnya mengenal system kasta.dan bisa juga ditemui di dalam masyarakt feodal atau masyarakat yang terkenal masih melakukan politik apartheid atau perbedaan warna kulit yang disahkan oleh undang undang .
  • system pelapisan masyarakat  terbuka
dalam pelapisan ini anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh ke lapisan yang ada dibawahnnya atau naik kelapisan diatasnnya.dan system ini dapat ditemukan di dalam masyarkat Indonesia seakarang .setiap orang diberi kesempatan untuk menduduki segala jabatan bila ada kesemptan dan kemampuan untuk itu.

c.Teori tentang pelapisan masyarakat
  • aristoteles : mengatakan bahwa di dalam tiap tiap Negara terdapat tiga insur yaitu mereka yang kaya sekali,mereka yang melarat sekali,dan mereka yang berada ditengah tengahnnya.
  • Prof.Dr.Selo sumardjan dan Soelaiman soemardi SH.MA menyatakan bahwa selama didalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai olehnnya dan setiap masyarakat pasti mempunnyai sesuatu  yang dihargainya maka barang itu akan menjadi bibt yang dapat menimbulkan adannya system berlapis lapis dalam masyarakat .

Ada yang membagi pelapisan masyarakat menjadi seperti berikut : 
  1. masyarakat terdiri dari kelas atas (upper class) dan kelas bawah (lower class) 
  2.  masyarakat terdiri dari kelas atas (upper class) ,menengah (middle class)dan bawah.(lower class) 
  3. sementara itu ada pula sering kali kita dengar dengan kelas atas (upeer classs),kelas menengah (middle class),kelas menengah kebawah  (lower middle class)dan kelas bawah (lower)

2.KESAMAAN DERAJAT
a. Persamaan hak
Persamaan hak dicantumkan dalam pernyataan sedunia tentang HAK ASASI MANUSIA atau universita Declaration Of Human Right (1948) dalam pasal pasalnnya seperti berikut :
  • pasal 1     : sekalian dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak yang sama .merdeka dikaruniai akal dan budi dan hendaknnya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan 
  • pasal 7    : setiap orang berhak atas semua hak hak dan kebebasan yang tercantum dalam pernyataan ini dengan tak ada kecuali apapun ,seperti  misalnnya bangsa ,warna,jenis kelamin , bahasa,agama,politik aatu pendapat lain ,asal mula kebangsaan ,kemasyarakatan,milik,kelahiran ataupun kedudukan .
b.persamaan derajat diindonesia
Dalam undang undang  1945 mengenai hak dan kebebasan yang berkaitan dengan adannya persamaan derajat dan hak juga tercantum dalam pasal pasalnnya secara jelas.pasal pasal yang memuat tentang ketentuan hak asasi yaitu pasal 27,28,29,dan 31.
  • Pertama tentang kesamaan kedudukan dan kewajiban warna Negara pada  pasal :
  1. 27 ayat 1 menetapkan bahwa : “segala warga Negara bersamaan kedudukannnya didalam hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinnya. 
  2. 27 ayat 2  menetapkan bahwa :  “setiap warga Negara atas pekerjaan  dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
  • Kemudian pada pasal 28 ditetapakan bahwa : kemerdekaan berserikat dan berkumpul ,mengeluarkan fikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainnya ditetapkan oleh undang undang.
  • Pokok ketiga yaitu dalam pasal 29 ayat 2 yang dirumuskan kebebasan hak asasi manusia untuk memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh Negara yang berbunnyi ,”Negara menjamin kemerdekaan tiap tiap penduduk untuk memeluk agamannya masing masing untuk beribadat menurut agama dan kepercayaan itu.
  • Pokok keempat adalah pasal 31 yang berbunnyi “ (1) tiap tiap warga Negara berhak mendapat  pengajaran “  dan “(2) pemerintah mengusahakan dan meyelenggarkan suatu system pengajaran nasional ,yang diatur oleh undang undang.
Sumber :
Harwantiyoko & Neltje F.katuuk (1997).ilmu sosial dasar,Jakarta:penerbit Gunadarma HAL 122 - 132 .