Jumat, 16 Januari 2015

INDIVIDU,KELUARGA DAN MASYARAKAT



  • INDIVIDU
a.Pengertian
Individu berasal dari kata latin , “individuum” artinnya “yang tak terbagi”Jadi, individu merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil
tingkah laku menurut pola pribadinnya ada tiga yaitu :
-Menyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitas atau takluk pada kolektif dan mempengaruhi masyarakat.
-Mencari titik optimum antara dua pola tingkah laku (sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat dalam situasi yang senantiasa memberi kondisi “matang” atau “dewasa” dalam konteks social.
-          Sebellum “baik” atau “tidak baik” pengaruh individu terhadap masyarakat adalah relatif.
Makna manusia menjadi individu dikatakan apabila pola tingkah lakunnya hampir identic dengan tingkah laku massa yang bersangkuatan.

b. Pertumbuhan individu
Menurut para ahli yang menganut alliran asosiasi berpendapat mengenai pertumbuhan pada dasarnnya adalah proses asosiasi.
Factor factor yang mempengaruhi pertumbuhan :
  • Pendirian nativistik
  Menurut para ahli golongan ini berpendapat bahwa pertumbuhan individu itu semata mata ditentukan oleh factor factor yang dibawa sejak lahir.
  • Pendirian empiristik dan environmentalistik 
Pendirian ini berlawanan dengan pendapat nativistik ,para ahli berpendapat bahwa pertumbuhan individu semata mata tergantung dengan lingkungan sedang dasar tidak berperan sama sekali.
  • Pendirian konvergensi dan interaksionisme
Kebanyakan para ahli mengikuti pendirian konvergensi deng modifikasi seperlunnya .
Perkembangan lebih jauh konsepsi konvergensi ialah konsepsi interaksionisme yang berpandangan dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu.

  • Tahap  pertumbuhan individu berdasar psikologi
  1. Masa vital yaitu dari 0.0 sampai kira kira 2.0 tahun.
  2. Masa estetik dari umur kira kira 2.0 tahun sampai kira kira 7.0 tahun.
  3. Masa intelektual dari umur 7.0 tahun sampai kira kira 13.0 tahun atau 14.0 tahun 
  4. Masa social kira kira umur 13.0 atay 14.0 sampai kira kira 20.0 atau 21.0
  • KELUARGA
a.Pengertian
Keluarga adalah unit / satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan Suatu kelompok kecil dalam masyarakat .kelompok ini dalam hubungannya dengan individu sering dikenal dengan primary group .kelompok inilah yang melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat.
          Keluarga pada umumnnya diketahui dari seorang individu (suami) individu lainnya (istri) yang selalu berusaha menjaga rasa aman dan ketentraman ketika menghadapi segala suka duka hidup dalam eratnnya arti ikatan luhur hidup bersama.
b. Keluarga menurut ahli
  • keluarga menurut Sigmund freud  : keluaraga itu terbentuk karena adannya perkawinan pria dan wanita bahawa perkawinan itu menurut beliau adalah berdasarkan pada libido seksualis.
  • keluarga menurut ki Hajar Dewantara : keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang terkait oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri saebai suatu gabungan yang hakiki ,esensial,enak dan berkehendak bersama sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing masing anggotannya.
c. Fungsi keluarga 
Macam macam fungsi keluarga :
  • fungsi biologis :Dengan fungsi ini diharapkan agar keluarga yang menyelengakan persiapan persiapan perkawinan bagi anak anaknya.karena dengan perkawinan akan terjadi proses kelangsungan keturunan.
  •  fungsi pemeliharaan :Keluarga diwajibkan untuk berusaha agarsetiap anggotannya dapat terlindung dari gangguan gangguan sebagai berikut :
  1. Gangguan udara dengan berusaha menyediakan rumah 
  2. Gangguan penyakit dengan berusaha menyediakan obat obatan
  3. Gangguan bahaya dengan berusaha menyediakan senjata ,pagar tembok dan lain lain.
  • fungsi ekonomi : Keluarga berusaha menyelenggarakan kebutuhan manusia yang pokok yaitu:
  1.  Kebutuhan makan dan minum 
  2. Kebutuhan pakaian untuk menutup tubuhnnya. 
  3. Kebutuhan tempat tinggal.
  • Fungsi keagamaan
        Di Negara Indonesia yang berideologi pancasila berkewajiban pada setiap wargannya (rakyat) untuk menghayati ,mendalami dan mengamalkan pancasila di dalam perilaku dan kehidupan keluargannya sehingga benar benar dapat diamalkan dalam kehidupan keluarga yang pancasila.
     Dengan dasar pedoaman ini keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami dan mengamalakn ajaran agama agama pelakunnya sebagai manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  •  Fungsi  social 49.
Dengan fungsi ini keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak anaknnya bekal-bekal selengkapnnya dengan memperkenalkan  nilai nilai dan sikap sikap yang dianut oleh masyarakat seta mempelajari peran peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak bila sudah dewasa.
  • MASYARAKAT
a.Pengertian
Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan,norma norma,adat istiadat yang sama dan ditaati dalam lingkungannya.
b. Masyarakat menurut ahli :
  •  Masyarakat menurut Drs.JBAF mayor polak : masyarakat atau society adalah wadah segenap antar hubungan social terdiri atas banyak sekali kolektiva kolektiva serta kelompok dan tiap tiap kelompok terdiri dari atas kelompok kelompok lebih baik atau subkelompok. 
  • Masyarakat menurut prof .M.M djojodiguno ,masyarakat adalah suatu kebulatan dari pada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia .
  •  Masyarakat menurut hasan sadily ,masyarakat adalah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup bersama.
c.Golongan masyarakat :
  • Masyarakat sederhana 
Dalam lingkungannya pola pembagian kerja cenderung di bedakan mennurut jenis kelamin.dan pembagian kerja dalam bentuk lain dan tidak terungkap jelas,sejalan dengan pola perekonomian primitif atau belum sedemikian rupa  seperti pada masyarakat maju.
  •  Masyarakat maju
Memiliki aneka ragam kelompok social atau lebih akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu akan dicapai.

Masyarakat harus mempunyai syarat syarat sebagai berikut :
  1. harus ada pengumpulan manusia dan harus banyak.bukan pengumpulan binatang.
  2. telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah tertentu 
  3. adannya aturan aturan atau undang undang yang mengatur mereka unutk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.
Kesimpulannya ,jadi masyarakat itu dibentuk oleh individu individu yang beradab dalam dalam keadaan sadar.
d.Hubungan individu , keluarga , dan masyarakat .
  • Makna individu
Manusia adalah mahluk individu.mahluk individu berarti mahluk yang tidak dapat di bagi bagi ,tidak dapat dipsisahkan, antara jiwa dan ragannya.
Contoh  : manusia sebagai mahluk individu mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dalam jiwa ragannya.tidak hannya dengan mata,telinga,tangan dan kemauan saja,dalam kegembiraan manusia dapat  mengagumi dan merasakan suatu keindahan,karena ia mempunnyai rasa keindahan,rasa estetis,dalam individunnya.
          Untuk menjadi inidvidu yang “mandiri” harus melalui proses ,proses yang dilaluinnya adalah proses pemantapan dalam pergaulan dilingkungan keluarga.menurut Sigmund freud superego pribadi manusia sudah dimulai pada saat manusia berumur 5-6 tahun (W.A.gerungan, 1980 : 29 )
  •    Makna keluarga
Keluarga adalah kelompok primer yang paling penting didalam masyarakat,keluarga merupakan sebuah group yang terbentuk dari hubungan laki laki dan wanita .jadi keluarga merupakan suatu kesatuan  social yang mempunnyai sifat sifat tertentu yang sama dimanan saja dan dalam satuan masyarakat manusia.
  • Makna masyarakat
Menurut para ahli :
  1. R.linton : seorang ahli antropologi mengemukakan bajwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama sehingga  mereka dapat mengorganisasikan dirinya dan berfikir tentang dirinya sebagai suatu kesatuan social dengan batas batas  tertentu 
  2.   M.J.herskivit : mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu. 
  3. J.L. Gillin dan J.P Gillin :Mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan,tradisi,sikap dan persaan persatuan yang sama.
Sumber :
Harwantiyoko & Neltje F.katuuk (1997).ilmu sosial dasar,Jakarta:penerbit Gunadarma HAL 36-62




Tidak ada komentar:

Posting Komentar